Jumat, 22 Maret 2019

Kewirausahaan islami Pertemuan ke-2

Apa itu Kewirausahaan Islami?


A. Pengertian Kewirausahaan Islami
    
   
Kewirausahaan islami adalah suatu proses kegiatan usaha sendiri atau kegiatan membuka usaha sendiri dengan cara memberikan nilai tambah (value added) terhadap barang/jasa untuk dijual atau ditawarkan kepada orang lain sehingga menghasilkan profit (keuntungan).

   Berwirausaha berarti melakukan aktifitas kerja keras, dalam konsep islam kerja keras haruslah dilandasi dengan iman. Bekerja dengan berlandaskan iman mengandung makna bahwa bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup denga senatiasa mengingat dan mengharap ridha Allah SWT dan dalam nilai sebagai ibadah. Banyak sekali dalam tuntutan dalam Al-Quran dan Hadist yang mendorong seorang muslim untuk bekerja.
 

B. Dalam Ensiklopedia Al-Qur'an

    Dalam esiklopedia al-quran dikemukakan bahwa istilah yang relevan dengan usaha/etoskerja adalah kata kunci "rizq". Dengan segala perubahan kata atau tafsirnya, istilah itu dalam al-quran disebut sebanyak 112 kali dalam 41 surat. 
  • Disebutkan dalam Q.S An Nuur: 37 yang artinya :
"Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang."
 Dari ayat diatas artinya 
 Allah menganjurkan optimisme manusia terhadap rizqi Allah. 
  • Dan disebutkan dalam QS. Al-Jummuah 10 yang artinya :
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”
 Hal tersebut dapat dikatakan perintah agar manusia bertebaran dimuka bumi untuk mencari rezeki dari Allah. dan untuk mencari rejeki tersebut dapat mencontoh dari sifat-sifa
t rasulullah.


C. Berikut hadist-hadist yang mendukung kewirausahaan islami

  • "Pedagang yang jujur dan terpercaya akan dibangkitkan bersama para nabi, orang-orang shiddiq dan para shuhada." (HR. Tarmidzi no.1209)
  • "Sebaik-baiknya pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.  (Hadits riwayat al-Bazzar dan dishahihkan oleh al-Hakimrahimahumallah)

  • "Ada tiga golongan, yang tidak akan Allah ajak bicara pada hari kiamat, tidak akan Allah lihat, dan tidak akan Allah sucikan, serta baginya adzab yang pedih. Rasulullah mengulang sebanyak tiga kali. Abu Dzar bertanya: Siapa mereka wahai Rasulullah? Sabda beliau: Al musbil (lelaki yang menjulurkan pakaiannya melebihi mata kaki, al mannaan (orang yang suka menyebut-nyebut sedekah pemberian), dan pedagang yang bersumpah dengan sumpah palsu,” (HR. Muslim: 106)


  Kewirausahaan yang baik menurut agama islam dapat menumbuhkan kebaikan baik didunia dan diakhirat kelak, Dan Bisnis bukan tentang Untung-Rugi tapi Surga-Neraka.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar