Kamis, 02 Mei 2019

Kewirausahaan Islami Pertemuan ke-1

Perkenalan Dosen dan Mahasiswa :
Nama Dosen : Dadang Priyono, S.E.,M.PA.

Kewirausahaan Islami Pertemuan ke-7

Tiket UTS 

Tugas individu :

  • Menyelesaikan Blog 7x pertemuan
  • Membuat Vlog yang meliputi Ide&Peluang usaha, Produk&Brand, dan Merketing&Strategy suatu Usaha kecil dan menengah yang ada dijalan tempat kita tinggal. Durasi 3-5menit.


Tugas Kelompok :

Membuat suatu Produk dengan kreasi dan modal dari masing-masing kelompok, lalu dipasarkan hingga mendapat profit yang sudah ditentukan.

Kewirausahaan Islami Pertemuan ke-6

Marketing & Strategy


Marketing memiliki peran penting dalam suatu perusahaan.  Karena marketing inilah yang akan memastikan suatu produk benar benar sampai kepada konsumen. 

Pemasaran sendiri adalah salah satu bentuk muamalah yang dibenarkan dalam Islam, sepanjang segala proses transaksinya terpelihara dari hal-hal yang terlarang oleh ketentuan syariah.
Oleh karena itu syariah marketing merupakan sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan proses pencitraan, penawaran, dan perubahan value dari suatu inisiator kepada stakeholders-nya, yang dalam seluruh prosesnya mengandung akad dan prinsip-prinsip muamalah dalam Islam.
Sepanjang hal tersebut dapat dijamin dan penyimpangan prinsip-prinsip muamalah islami tidak terjadi dalam suatu transaksi atau dalam prosses suatu bisnis, maka semua bentuk transaksi apapun dalam pemasaran dibolehkan.

Sedangkan strategi merupakan cara atau trik memasarkan suatu produk dengan menggunakan trik atau cara tertentu. 

Contoh strategi pemasaran :
1. Partnership
2. Melibatkan pekerja
3. Menjaga konsumen lama
4. Memilih tempat strategi
5. Menggunakan sosial media

Strategi pemasaran yang efektif :
1. Perencanaan
2. Konsistensi
3. Target market
4. Strategi dan sebagai nya



Kewirausahaan Islami Pertemuan ke-5

Produk dan Brand

  • Definisi Produk menurut Philip Kotler
            Pengertian produk ( product ) menurut Kotler & Armstrong, (2001: 346)  adalah  segala  sesuatu  yang  dapat  ditawarkan  kepasar  untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Secara konseptual produk adalah pemahaman subyektif dari produsen atas sesuatu yang bisa ditawarkan sebagai  usaha  untuk  mencapai  tujuan  organisasi  melalui  pemenuhan kebutuhan  dan  kegiatan  konsumen,  sesuai  dengan  kompetensi  dan kapasitas organisasi serta daya beli pasar. Selain itu produk dapat pula didefinisikan sebagai persepsi konsumen yang dijabarkan oleh produsen melalui hasil produksinya. Produk dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar pengambilan keputusan pembelian.
  • Menurut Kotler  merek dapat dibedakan menjadi tiga pengertian yaitu :
Ø  Brand Name adalah bagian dari merek yang bisa dilafalkan.
Ø  Brand Mark adalah suatu simbol atau desain yang digunakan untuk      memberikan identitas pada produk atau untuk membedakannya dengan produk lain.
Ø  Trade Character adalah brand mark yang mengambil bentuk fisik atau sifat manusia.

Hal yang terpenting yaitu sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.Pentingnya sebuah nama brand, William Shakespeare mengungkapkan  "What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet." (Apalah arti sebuah nama? Andaikata kamu memberikan nama lain untuk bunga mawar, ia tetap akan berbau wangi).  

  • Tips mengenai strategi branding dalam memilih nama suatu produk :
1. Gampang diingat
Anda boleh mengambil inspirasi dari beberapa nama brand produk terkemuka yang sudah ada. Ada keuntungan dengan anda nebeng dari merek yang sudah terkenal, bisa-bisa nama brand anda juga ikut terangkat.

2. Gampang diucapkan

Memilih brand dengan nama unik sebenarnya boleh-boleh saja. Namun, yang perlu anda pertimbangkan apakah nama itu mudah diucapkan oleh orang lain atau tidak ?
Kalau anda mempunyai produk yang sebenarnya sangat diminati oleh konsumen tetapi ternyata nama merek produk anda sulit dilafalkan oleh konsumen, bisa-bisa konsumen malah meninggalkan produk anda.
Sulit diucapkan akan mengakibatkan sulit diingat.
 

3. Semakin pendek semakin bagus
Nama brand yang terlalu panjang berpotensi untuk menyulitkan konsumen dalam mengucapkan, menulis dan mengingatnya. Maka sebisa mungkin buatlah brand tidak lebih dari 3 penggalan.

4. Pilih yang unik
Walau ini bukan merupakan suatu keharusan tetapi memilih kata yang unik bisa membuat konsumen penasaran. Produk yang membikin penasaran biasanya mampu mengundang orang untuk melihatnya meskipun orang tersebut belum pernah mengetahui isi atau bentuk produk tersebut.

5. Buat logo
Setelah nama brand produk anda dapatkan, jangan lupa untuk membuat logo dengan nama brand anda tersebut. Karena pemasaran tidak melulu hanya soal audio tetapi juga visual agar diingat konsumen.
Dengan logo yang menarik dan mewakili produk anda maka, logo tersebut akan memberi citra positif bisnis anda. Apa guna nama brand bagus tetapi logonya tidak bisa mewakili produk tersebut.
Sebuah logo bisa dikatakan sebagai “gerbang” untuk orang mengenal produk bisnis anda.

  • Klasifikasi produk berdasarkan Aspinwall Classification System
Ø  Replacement rate :  Seberapa sering produk tersebut dipesan ulang oleh pelanggan / pembeli.
Ø  Gross margin : Berapa besar rata-rata keuntungan yang dihasilkan oleh tiap produk (Presentase)
Ø  Buyer goal adjusment : Seberapa besar rentang segmen konsumen yng bisa dicapai
Ø  Duratioj of product statisfaction : Seberapa lama produk tersebut bermanfaat bagi pembeli
Ø  Duration of buyer Seacrh behaviour :  Berapa lama konsumen tetap mencari dan membeli produk.